Thursday, 28 March 2013

Sahabat 2.0




                      Oath ( sumpah?)
                                 
Yo, my best friend, best friend 'til the very end
Cause best friends, best friends don't have to pretend
You need a hand, and I'm right there right beside you
You in the dark, I'll be the bright light to guide you
'Member the time, time, times sneaking out the house
All of the time, time, times that you had your doubts
And don't forget all the trouble we got into
We got something you can't undo, do

Laughing so damn hard
Crashed your dad's new car
All the scars we share
I promise, I swear

Wherever you go, just always remember
That you got a home for now and forever
And if you get low, just call me whenever
This is my oath to you
Wherever you go, just always remember
You're never alone, we're birds of a feather
And we'll never change, no matter the weather
This is my oath to you

I know I drive you crazy, hmm, sometimes
I know I call you lazy, and that's most times
But you complete me, and that's no lie
You are my tuxedo, and I'm your bow tie
We in the car, sing, sing, singing our song
Rocking the building, tear it down, like we king kong
And in my eyes, you can do, do no wrong
You got a best friend sing, sing along…
 (Cher’s lloyd-oath)
 
      Adakah bait-bait lagu ini mampu terlaksana saat jasad semakin meninggalkan angka rendah pada umur yang termaktub? Atau bait-bait itu hanya sekadar penyedap minda dan telinga ketika melihat dan mendengar bait-bait lagu itu berkumandang? Tersenyum sendiri. Andai kau masih bergelar remaja sekolah menegah mungkin bolehlah kau dendangkan lagu ini sambil menari goyangkan pinggul seperti shin chan buat.
        
       Hati kecil ini menafikannya. Menafikan rasa yang diri-sendiri tidak mampu memahaminya.

       “Untuk apa aku terlalu memikirkan benda yang remeh-temeh? Sedangkan orang lain yang kau anggap sebagai sahabat paling rapat or sahabat  ‘kononnya’ sehidup-semati denganmu langsung tidak mempedulikan hidupmu. Malahan terbayang wajahmu untuk seketika pun jangan harap!” Terkenang ayat dari seorang insan yang berpengelaman dalam hidup.

       ‘Mr. Amar,mengapa kau asyik mempersoalkan isu ini? Dah berulang kali kau asyik bercarut tentang masalah nie!’ Tersenyum jiwa mempersoalkan  permasalahan tersebut kepada minda.

      Berulang-kali? Anggap saja ia sebagai versi terbaru untuk isu yang lama yang ingin diperbarui. Terbaik bukan?

      Just lupakan oath yang telah kau metrai pada zaman dulu. (Kejamnya). Zaman dulu jangan bandingkan dengan zaman sekarang. Majukan diri, ingat sahabat tapi...:

      $ Hanya perlu menghargai sahabat yang menghargai dirimu. Tidak perlu korbankan apa-apa kepada insan yang kau gelar sahabat tapi tidak layak menerimanya title itu. (aik bunyi macam mafia hahaha)

      $ Yakin pada Allah,andai kau ada jodoh bersahabat dengannya lama,maka akan lamalah persahabatan tersebut. Andai kau dilupakan,jangan risau masih ramai lagi manusia di luar sana yang terbaik dari insan yang melupai dirimu itu.

      $ Lumrah dunia, andai kehidupan zaman sekolah dah berlalu,jangan terlalu mengharapkan pada sahabat-sahabat tersebut untuk menjengah kehidupanmu seperti dahulu. Why? Sebab mereka tengah sibuk mempermajukan diri malahan tengah sibuk membina keluarga baru. Malahan yang paling kejam sekali,mereka telah menemui sahabat lain yang lebih berguna dari dirimu yang jauh dari mereka. (Hmmm,yakah?) Andai hubungan itu jadi sejarah,maka kau harus menyibukkan diri seperti mereka agar kau tidak kesepian.

     $ Yang paling penting,bila kau diperlukan kau pasti akan dicari semula. (bukan nak merapu,tapi realiti yang berlaku pada orang yang dulu makan garam daripada diri ini.)

     $ Tapi kalau nak yang positif sangat, just fikirlah macam begini:

- Mereka jauh,susah nak komunikasi sekarang. Lagipun mereka buzy dengan kehidupan. (Macamlah mereka saja yang ada punyai kehidupan,orang lain tak buzy juga ke?)
-Tak pa,mereka susah,mereka minta tolong just tolong. (itu namanya kau dipergunakan… Bila perlu baru nak calling, aik tahu pulak tekan number phone aku?)
- Tak pe lah Allah nak uji hubungan persahabatan kami. (Tak perlu peduli pada orang yang ingat kau bila nampak kau lalu depan kedai mamak. Atau shopping complex. Sedangkan di facebook pun tak mau layan huhu.)

      Mr. Amar macam panjang dah kau punya entry nie. Anyway,just jadikan sebagai panduan,ambil yang baik buang yang keruh. (Betulke nie). Tiada yang berkaitan samada yang masih hidup mahupun yang telahg meninggal dunia.

     Kurangkan kontroversi, tingkatkan prestasi dan berdiri atas kaki sendiri!!!



     


2 comments:

  1. hi, do you miss me?

    mar, sorrrrrrrrrrrrrry. :(

    ReplyDelete
  2. of course ah...
    i miss u alot...
    nevermind k hehehe..
    TC! :)

    ReplyDelete